Laporan Realisasi Anggaran Disparbud Tahun 2023
Download Laporan Realisasi Anggaran Disparbud Tahun 2023
Pencarian Global
Download Laporan Realisasi Anggaran Disparbud Tahun 2023
Download Program Kegiatan Disparbud Tahun 2024
Download Program Kegiatan Disparbud Tahun 2023
WONOSOBO - Kabupaten Wonosobo kembali menorehkan prestasi dalam bidang seni dan budaya. Salah satu seniman ternama Wonosobo, Ibu Mulyani, yang bergerak dalam seni musik bundengan dan topeng lengger, mendapat kehormatan besar. Pada kesempatan istimewa ini, Mulyani didampingi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo, berpamitan kepada Bupati Wonosobo, Afif Nurhidayat, dalam rangka menghadiri acara penganugerahan Anugerah Kebudayaan Indonesia. Penganugerahan bergengsi ini diberikan oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) Republik Indonesia sebagai penghargaan atas kontribusi dan dedikasi Mulyani dalam melestarikan seni tradisional Wonosobo, terutama bundengan dan topeng lengger. Ia akan menerima penghargaan dalam kategori Pelopor dan/atau Pembaharu, yang menunjukkan perannya yang luar biasa dalam menjaga dan mengembangkan kebudayaan daerah yang menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas Wonosobo. Acara penganugerahan akan diselenggarakan pada tanggal 17 September 2024 di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta. Kegiatan ini diharapkan semakin mengangkat nama Wonosobo di kancah nasional dan internasional serta memberikan inspirasi bagi seniman dan pelestari budaya lainnya. Bupati Afif Nurhidayat memberikan dukungannya dan berharap Mulyani terus berperan aktif dalam mengembangkan kebudayaan lokal, sekaligus mengucapkan selamat atas prestasi yang luar biasa ini. "Keberhasilan ini adalah bukti nyata bahwa Wonosobo memiliki kekayaan budaya yang patut diapresiasi dan terus dijaga keberlanjutannya," ujar Bupati. Penerimaan Anugerah Kebudayaan ini juga merupakan pengakuan atas dedikasi Mulyani yang tidak hanya mempertahankan tradisi, tetapi juga memberikan inovasi baru dalam seni bundengan dan topeng lengger, sehingga dapat terus relevan dengan perkembangan zaman. Masyarakat Wonosobo menantikan kebanggaan ini dengan harapan bahwa prestasi Mulyani akan semakin memperkuat identitas budaya Wonosobo di panggung kebudayaan nasional. Mulyani, Seniman Gigih yang Mengharumkan Nama Wonosobo di Kancah Internasional Bu Mulyani dikenal sebagai salah satu pegiat seni yang gigih dan konsisten di Kabupaten Wonosobo sejak tahun 1992. Perjalanan seni Mulyani dimulai dengan mendirikan Sanggar Tari Ngesti Laras Wonosobo, sebuah sanggar yang hingga kini menjadi wadah pengembangan bakat seni tari tradisional. Selain itu, Mulyani juga aktif bekerja sebagai guru Seni Budaya di SMP N 2 Selomerto, Wonosobo, di mana ia terus membagikan pengetahuan dan kecintaannya pada seni kepada generasi muda. Dalam perjalanannya yang panjang di dunia seni, Mulyani berhasil terpilih sebagai salah satu dari 23 peserta penerima Anugerah Kebudayaan Indonesia (AKI) 2024. Penghargaan ini diberikan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ristek RI sebagai bentuk pengakuan atas kontribusinya yang luar biasa dalam memajukan dan melestarikan seni budaya Indonesia, khususnya alat musik bundengan dan topeng lengger. Tidak hanya berkiprah di tingkat nasional, Bu Mulyani juga telah memperkenalkan Bundengan dan Topeng Lengger hingga ke kancah internasional. Pada tahun 2018, ia tampil di Melbourne University, memperkenalkan kekayaan budaya Wonosobo kepada dunia. Pada tahun 2023, ia kembali mengharumkan nama Indonesia dengan mempersembahkan seni tradisional tersebut di Berlin, Jerman. Tak hanya itu, ia juga pernah menampilkan Tari Topeng Lengger di Thailand pada tahun 2022 dalam acara Perform Art, menjadi satu-satunya seniman dari Wonosobo yang mewakili Indonesia di tingkat internasional. Atas dedikasinya, Mulyani juga mendapatkan penghargaan Ikon Pancasila Tahun 2020 dari Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP), sebuah prestasi yang mengukuhkan pengaruhnya dalam pelestarian nilai-nilai budaya Indonesia. Selain menggeluti dunia seni pertunjukan, Mulyani juga terlibat dalam pembuatan film EMPU, sebuah karya tari yang mengeksplorasi kisah perempuan Jawa di Indonesia. Dalam film ini, Mulyani berperan sebagai tokoh utama yang melalui gerakan tari menyampaikan pesan bahwa perempuan harus kuat dan bermartabat. Film yang disutradarai oleh Muhamad Alfi Majid ini bahkan masuk ke dalam 22 nominasi film terbaik mewakili Asia Tenggara dalam Pool - Movement Art Film Festival Berlin, Jerman pada 11-13 September 2023. Prestasi dan konsistensi Mulyani dalam memperkenalkan budaya Wonosobo hingga mancanegara membuktikan bahwa seni tradisional memiliki potensi besar untuk diapresiasi secara global. Penghargaan Anugerah Kebudayaan Indonesia yang akan diterimanya pada 17 September 2024 di The Tribrata Hotel & Convention Center, Jakarta adalah pencapaian yang sangat layak, yang tidak hanya mengharumkan nama dirinya, tetapi juga Kabupaten Wonosobo di kancah nasional dan internasional.***
WONOSOBO – Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo, Agus Wibowo secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Digital Branding Marketing dan Penjualan Produk Wisata & Ekonomi Kreatif pada 9 September 2024. Acara ini berlangsung di Creative Center Gerbang Mandala Wisata, Mendolo, Wonosobo, dan akan berlangsung hingga 11 September 2024. Pelatihan ini diikuti oleh 40 peserta dari berbagai desa dan desa wisata di Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini diselenggarakan dengan dukungan dana dari DAK NON FISIK YANPAR 2024, yang bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku wisata dan ekonomi kreatif dalam memasarkan produk mereka secara efektif. Selama pelatihan, peserta menunjukkan antusiasme tinggi dan aktif terlibat dalam sesi diskusi maupun praktik. Diharapkan, dengan mengikuti pelatihan ini, para peserta dapat lebih siap memasarkan potensi wisata dan produk ekonomi kreatif desa mereka, sehingga dapat meningkatkan daya tarik wisata serta kesejahteraan masyarakat setempat. Kegiatan ini berjalan dengan lancar dan memberikan bekal yang berharga bagi para pelaku industri wisata dalam menghadapi tantangan pemasaran di era digital. Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo terus berkomitmen untuk mendukung pengembangan pariwisata dan ekonomi kreatif melalui berbagai program peningkatan kapasitas dan pelatihan seperti ini.***
WONOSOBO - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat, khususnya para pengguna layanan Disparbud, atas partisipasi aktif dalam memberikan masukan melalui kuesioner yang telah kami kirimkan. Masukan ini menjadi penting bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. Dalam Survey Kepuasan Masyarakat Triwulan 2 tahun 2024, yang berlangsung dari April hingga Juni, kami mengambil sampel dari 20 responden dari total 37 pengguna layanan. Hasilnya menunjukkan bahwa indeks kepuasan masyarakat mencapai angka 90,28, dengan perolehan nilai kepuasan "A" atau Sangat Baik. Capaian ini menunjukkan bahwa masyarakat sangat menghargai upaya Disparbud dalam memberikan pelayanan yang optimal. Keberhasilan ini tidak hanya mencerminkan kinerja positif, tetapi juga memberikan motivasi kepada kami untuk terus berbenah dan meningkatkan pelayanan. Kami berharap hasil survey ini dapat menjadi masukan yang berharga untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik di masa mendatang. Dengan demikian, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo dapat terus berinovasi dan memberikan pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan dan harapan masyarakat. Terima kasih atas kepercayaan dan dukungan yang diberikan. Kami berkomitmen untuk selalu memberikan yang terbaik bagi masyarakat Wonosobo.***
WONOSOBO – Sobat Disparbud, kami ingin menyampaikan informasi penting terkait operasional Gelanggang Renang Mangli. Mulai tanggal 21 Agustus 2024, Gelanggang Renang Mangli akan TUTUP setiap hari Rabu dan Kamis. Kebijakan ini diambil karena debit air yang menurun selama musim kemarau, sehingga diperlukan penyesuaian jadwal operasional hingga kondisi debit air kembali normal. Gelanggang Renang Mangli akan tetap buka dan beroperasi seperti biasa pada hari-hari lainnya. Jadi, pastikan untuk memperhatikan jadwal sebelum berkunjung agar tidak salah pilih hari jika ingin berenang dan menikmati fasilitas di sana. Untuk informasi lebih lanjut dan pembaruan terkini, jangan lupa untuk terus mengikuti website resmi dan akun media sosial Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo (Disparbud). Terima kasih atas pengertian dan dukungannya!