Pencarian Global

Keroncong Wonosobo Tampil di Taman Budaya Jawa Tengah
Informasi Serta Merta
admin 12 Jun 2024
25

Keroncong Wonosobo Tampil di Taman Budaya Jawa Tengah

SURAKARTA - Duet kelompok keroncong Kabupaten Wonosobo (OK Warga Muda Bintang Nusantara) dan kelompok keroncong Kota Tegal (OK Congrock Rapshody) tampil memukau masyarakat di Taman Budaya Jawa Tengah (TBJT Solo) pada Selasa 11 Juni 2024 malam. Ratusan penonton dan penikmat kesenian keroncong ini terpukau atas penampilan duet dua kelompok keroncong tersebut.  Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo saat memberikan sambutan pembukanya turut menyampaikan apresiasi kepada TBJT Solo atas fasilitasi tampilnya kelompok kesenian keroncong Kabupaten Wonosobo. Agus menambahkan, dengan event seperti ini tentunya membawa nama Kabupaten Wonosobo lebih dikenal dikancah Nasional maupun Internasional kedepannya. Kepada penonton, Kadisparbud juga turut menyampaikan agenda event pariwisata Kabupaten Wonosobo terdekat, seperti Hari Jadi Kabupaten Wonosobo, Wonosobo Night Fashion Carnival, Java Ballon Atraction, dsb. Sementara mewakili Kepala Taman Budaya Jawa Tengah  Agus Pratomo Kasubag TBJT Solo dalam sambutannya, turut mengapresiasi dan mengucapkan terimakasih kepada Pemda Wonosobo dan Pemkot Tegal, atas kesediaannya mengirimkan kelompok kesenian keroncong untuk tampil di TBJT pada Selasa 11 Juni 2024 malam. Agus Pratomo menuturkan, pihaknya rutin menggelar kegiatan semacam itu tiap bulannya, sebagai upaya turut serta melestarikan kebudayaan nasional. "Terimakasih, kita turut serta nguri-nguri, melestarikan kesenian keroncong, dengan musik keroncong ini kita akan lebih mencintai Indonesia, karena dalam musik keroncong banyak lagu-lagu Nasional dan perjuangan," ungkapnya. Dia menegaskan terutama untuk generasi muda, dengan musik keroncong ini, kita bisa menikmati lagu-lagu yang penuh makna.***

Kadisparbud Kabupaten Wonosobo Paparkan Rencana Program Revitalisasi Situs Tuk Bimo Lukar Dieng
Informasi Serta Merta
admin 11 Jun 2024
31

Kadisparbud Kabupaten Wonosobo Paparkan Rencana Program Revitalisasi Situs Tuk Bimo Lukar Dieng

YOGYAKARTA - Berlangsung di Balai Pelestarian Kebudayaan (BPK) Wilayah X di Yogyakarta (Selasa, 11 Juni 2024), Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo paparkan rencana revitalisasi Situs Tuk Bimo Lukar Dieng yang terdampak bencana alam tanah longsor beberapa waktu yang lalu.  Disampaikan Kadisparbud, paparan program ini sebagai bentuk upaya menggandeng seluruh pihak, utamanya Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X, karena Tuk Bimo Lukar termasuk Situs Cagar Budaya, sehingga dalam proses pembangunan kedepan tidak merubah struktur utama Situs Tuk Bimo Lukar. "Kita ingin, dalam proses prencanaan dan pelaksanan ini menggandeng seluruh pihak, terutama BPK Wilayah X Yogyakarta, kita jalin koordinasi sedari awal," jelasnya. Ditambahkan Agus Wibowo, kegiatan revitalisasi ini menggunakan anggaran tak terduga APBD Kabupaten Wonosobo, dimana sebelumnya terjadi becana  tanah longsor di lokasi tersebut. Dalam penyampaian paparannya, Kadisparbud Wonosobo turut didampingi oleh Adyatama Kepariwisataan Bidang Destinasi, Ketua TACB Kab. Wonosobo dan Konsultan Perencana pada kegiatan revitalisasi Situs Tuk Bimo Lukar. Menanggapi hasil pemaparan dari tim Kabupaten Wonosobo, BPK Wilayah X Yogyakarta, turut mengapresiasi upaya Pemkab Wonosobo dalam melestarikan dan memanfaatkan Objektif Cagar Budaya di wilayahnya.***

Disparbud Wonosobo dan Wonosobozone Lakukan Kerjasama Bidang Publikasi dan Promosi Pariwisata
Informasi Serta Merta
admin 10 Jun 2024
35

Disparbud Wonosobo dan Wonosobozone Lakukan Kerjasama Bidang Publikasi dan Promosi Pariwisata

WONOSOBO - Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo dan Wonosobozone lakukan kerjasama bidang publikasi dan promosi pariwisata, hal tersebut ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Kadisparbud Agus Wibowo dan Sumali Ibnu Chamid selaku CEO PT. Zona Media Network. "Pada Hari Senin, 10 Juni 2024 antara Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Wonosobo dengan Wonosobozone tentang "Publikasi Informasi Publik Potensi Wisata dan Budaya Wonosobo" sebagai bentuk upaya untuk terus menggeliatkan pariwisata di Kabupaten Wonosobo," jelas Kadisparbud Agus Wibowo. Acara Penandatanganan dilaksanakan di Kantor Disparbud Wonosobo dan disaksikan oleh Kabid Pemasaran Disparbud Fatonah Ismangil, Ketua Oemah Wisata (Badan Promosi Pariwisata Daerah Kab. Wonosobo) Ika Budi Nugroho, dan Hendra perwakilan dari ASITA Jawa Tengah.

Dieng Caldera Race Berpotensi jadi Event Internasional
Informasi Serta Merta
admin 09 Jun 2024
41

Dieng Caldera Race Berpotensi jadi Event Internasional

WONOSOBO - Dieng Caldera Race yang digelar di Tambi Tea Resort Wonosobo, Jawa Tengah merupakan salah satu event wisata olah raga khususnya trail run yakni lari lintas alam yang diadakan di kawasan wisata Dieng dengan rute yang sangat menantang didukung pesona alam yang memukau. Sebelumnya Dieng Caldera Race dikenal dengan nama Dieng Detrac Trail Run Series (DDTRS). Namun pada tahun 2024, Dieng Detrac Trail Run Series (DDTRS) berubah nama dan logo menjadi Dieng Caldera Race. Pelari yang mengikuti event Dieng Caldera Race ini berolahraga sekaligus menikmati keindahan alam pegunungan. Untuk start dan finish pada penyelenggaraan event tahun 2024 ini berlokasi di Tambi Tea Resort atau area Kebun Teh Tambi, Wonosobo. Minggu 9 Juni 2024 pagi, Sekda Kabupaten Wonosobo, One Andang Wardoyo bekesempatan hadir dan mengibarkan bendera start untuk kategori 10 K bersama dengan Dirut Badan Pelaksana Otorita Borobudur Agustin Paranginangin, Kadisparbud Wonosobo yang diwakili Kabid Pemasaran Fatonah Ismangil, Dirut Tambi Suwito, Dirum Tambi Yoyok dan beberapa perwakilan dari sponsor. Event ini diikuti 756 peserta yang terbagi di 4 kategori dan berasal dari berbagai kota lintas provinsi di Indonesia bahkan ada 7 orang peserta dari mancanegara yakni Prancis 3 orang, Jepang 2 orang, Belarus 1 orang dan Kolombia 1 orang. Sebagaimana diketahui bahwa Dieng Caldera Race berlangsung mulai 7 sampai 9 Juni 2024. Menurut Ketua Penyelenggara Julius,  ada 4 kategori jarak yang tersedia dalam event Dieng Caldera Race yaitu kategori pertama jarak 10 km dengan elevasi sekitar 495 meter dan durasi waktu 5 jam, kedua yakni kategori sedang jarak 21 km dengan elevasi sekitar 1.185 meter dan durasi waktu 8 jam.  Sedangkan kategori yang agak berat di jarak 42 km dengan elevasi sekitar 2.630 meter dan durasi waktu 14 jam. Adapun kategori terberat di jarak 75 km dengan elevasi 4.850 meter dan durasi waktu 24 jam. Rute yang ditempuh pun menjadi rute yang sangat menantang antara lain melewati perkebunan teh Tambi, Gunung Prau, Gunung Bismo, Gunung Pakuwojo, Bukit Sikunir dan berbagai lintasan alam di kawasan Dieng hingga Telaga Menjer dan kembali finish di Tambi Tea Resort. Dieng Caldera Race 2024 ini dibuka oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo pada Jumat 7 Juni 2024 lalu. Event ini juga dimeriahkan dengan Festival Teh Nusantara, Expo UMKM, Pameran Fotografi, booth sponsor, sarasehan dan seni pertunjukan rakyat.***

Festival Teh Nusantara Ramaikan Dieng Caldera Race
Informasi Serta Merta
admin 08 Jun 2024
38

Festival Teh Nusantara Ramaikan Dieng Caldera Race

WONOSOBO - Indonesia merupakan salah satu penghasil teh terbesar di dunia. China merupakan negara penghasil teh dunia terbesar, disusul oleh India. Sementara Indonesia menduduki posisi ketujuh penghasil teh dunia. Kualitas teh Indonesia cukup diakui di dunia dengan berbagai variannya. Hal ini juga tercermin dari sebagian besar teh, khususnya yang memiliki kualitas premium. Hasil produksi teh Indonesia yang besar didukung oleh luasnya lahan perkebunan teh di Indonesia. Meski seiring waktu, produksi teh Indonesia mulai berkurang. Pengurangan produksi ini dipengaruhi oleh berapa faktor, seperti beralihnya fungsi lahan dan berhenti beroperasinya beberapa pabrik teh yang ada di Indonesia. Berkurangnya produksi teh di Indonesia perlu disikapi dengan bijak, agar pasar ekspor teh Indonesia tidak semakin menurun. Berangkat dari kekhawatiran tersebut, perlu dilakukan berbagai langkah antisipasi baik dari pemerintah, pelaku usaha industri teh, hingga masyarakat dan stake holder lainnya. Semangat untuk mendorong produksi teh Indonesia, PAT dan Delano menjalin kerjasama dengan Tambi Tea Resort menggelar Festival Teh Nusantara 7-9 Juni 2024 Di Wonosobo, Jawa Tengah. Festival yang digelar di pabrik teh dan Resort Teh Tambi ini dimaksudkan untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap teh Indonesia. Festival diikuti beberapa produsen teh di Indonesia, industri teh, hingga UMKM yang terkait dengan bidang teh. Festival dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Agus Wibowo, didampingi direktur PT Perkebunam Teh Tambi Yoyok Setiawan.***