• (0286) 321194 WhatApp 085228508887
  • disparbud.wonosobo31@gmail.com
  • Log In
  • FAQ
  • English
  • Indonesia

Dukung 5 Dieng Baru, 23 Desa/Kelurahan Didorong Bentuk Pokdarwis dan Jadi Desa atau Kampung Wisata

Dalam rangka mengembangkan 5 Dieng Baru sesuai arah kebijakan sektor pariwisata 5 tahun ke depan, Disparbud Wonosobo ajak 23 Desa untuk menggali potensinya di sektor pariwisata.

Jika membahas potensi besar yang dimiliki oleh Kabupaten Wonosobo, potensi pariwisata tentunya menjadi potensi yang cukup dominan.

Kabupaten Wonosobo memiliki beraneka ragam daya tarik yang bisa menjadi magnet wisata. Setiap wilayah di Kabupaten Wonosobo dianugerahi kondisi alam yang indah serta budaya khas yang menarik bagi wisatawan. Sampai dengan saat ini, sudah ada 55 desa wisata di Wonosobo yang tersebar di 15 kecamatan. Ada yang telah beroperasional secara aktif dan ada yang sedang berbenah. 
Namun demikian, masih banyak desa yang belum paham bagaimana mengelola desanya untuk menjadi desa yang menarik untuk dikunjungi wisatawan, terutama di kawasan 5 Dieng Baru yang sedang dikembangkan. Demikian pula dengan peran pokdarwis atau kelompok sadar wisata yang sangat strategis dalam mengantar desa atau kampung di wilayahnya menjadi desa atau kampung yang bisa menerapkan Sapta Pesona, masih perlu didorong lagi.
Untuk itu, Disparbud Wonosobo berupaya terus melakukan pembinaan terhadap 23 Desa dan Kelurahan di kawasan 5 Dieng Baru agar dibentuk Pokdarwis yang bisa berperan optimal serta mendorong terbentuknya desa-desa wisata yang lebih berdaya dan berkualitas. Sosialisasi Pembentukan Pokdarwis dan Desa/Kampung Wisata dilakukan Selasa, 26/4 di Kantor Disparbud.
Selaku Narasumber Kepala Disparbud Agus Wibowo, Kabid Pemasaran Fatonah Ismangil, dan Ketua Forum Komunikasi Pokdarwis Wonosobo Ahnaf Kustanto.

Dalam pengarahannya Agus Wibowo menekankan, bahwa jika desa ingin menjadi desa wisata harus punya daya tarik wisata yang memiliki nilai keunikan, keunggulan dan kekhasan.

Beberapa desa/kelurahan yang berinisiatif menjadi Desa/Kampung Wisata di antaranya adalah Desa Pagerejo Kertek, Kemiriombo Kaliwiro, dan Kalibeber Mojotengah.

Pemerintah maupun warga Desa Pagerejo Kertek akan menggiatkan kembali Pokdarwis yang lama mati suri, dan ingin menjadi desa wisata.
Desa di kawasan 5 Dieng Baru Koridor Candiyasan-Keseneng (Sindoro Sumbing) ini telah melakukan pemetaan potensi wisatanya yang bisa menjadi daya tarik sekaligus memenuhi persyaratan sebagai desa wisata.
Hal ini disampaikan Sekdes Pagerejo Kuat, saat melakukan kegiatan  Pengembangan Pariwisata Tingkat Desa (Rabu, 27/4) di Gedung Serba Guna Desa Pagerejo.

Kabid Pemasaran Disparbud Fatonah Ismangil dalam paparannya menyampaikan bahwa kelemahan desa-desa wisata maupun pokdarwis rata-rata pada kemampuan manajemennya atau dalam mengelola organisasi maupun mengelola daya tarik wisatanya.
Fatonah menjelaskan bahwa Pagerejo sudah punya daya tarik yang bagus dan berbagai atraksi wisata yang khas bahkan sudah dilakukan turun temurun. Tinggal bagaimana komponen pariwisata seperti Amenitas, Aksesbilitas, Atraksi, dan Kelembagaannya agar dibenahi dan dikonsep yang baik, ke depan desa ini bisa jadi desa wisata unggulan 5 Dieng Baru.

Fatonah juga fokus pada mekanisme pembentukan desa wisata hingga berbicara mengenai pengemasan beberapa atraksi dan daya Tarik agar menjadi paket paket yang menarik bagi wisatawan baik lokal maupun luar daerah. 
Sementara Ketua FK Pokdarwis Wonosobo Ahnaf Kustanto menilai bahwa Pagerejo punya keunggulan dibanding desa-desa di sekitarnya bahkan desa wisata yang sudah ada karena kaya potensi baik alam, seni budaya, dan sejarah, ekonomi kreatif yang yang layak untuk dikembangkan. Dirinya bersama FK Pokdarwis dan Disparbud Wonosobo siap melakukan pendampingan agar Pagerejo bisa segera terkelola sebagai desa wisata yang keren dengan pengelolaan yang profesional dan pokdarwis yang mumpuni.

KOMENTAR

Daftar Komentar