• (0286) 321194 WhatApp 085228508887
  • disparbud.wonosobo31@gmail.com
  • Log In
  • FAQ
  • English
  • Indonesia

Fashion Show Mas Mbak Wonosobo Peragakan Batik Wonosobo Yang Menawan

Fashion Show atau Peragaan Busana yang dibesut oleh Paguyuban Mas Mbak Wonosobo (Pammbos) beberapa hari lalui dalam kemasan acara Kilau Ramadhan Mas Mbak Wonosobo di Allure Wonosobo, telah berhasil memperagakan Batik Khas Wonosobo Abhirama karya Ibu Sakdiyah yang mungkin belum banyak orang tahu.

Lima pasang duta wisata didapuk untuk memperagakan batik ini sebagai wujud peran serta mereka dalam mempromosikan potensi batik Wonosobo agar lebih dikenal luas oleh berbagai kalangan.

 

Kabid Pemasaran Disparbud Fatonah Ismangil yang berkesampatan hadir dalam acara tersebut mengaku bangga terhadap kreativitas para Duta Wisata Wonosobo yang mau berkiprah secara nyata untuk melakukan promosi pariwisata, budaya dan potensi ekraf Wonosobo melalui kemasan acara yang kreatif dan menyentuh masyarakat secara langsung, berjejaring sekaligus berkolaborasi dengan banyak pihak, ungkapnya.

 

Praja Dhana Mas Intelegensia Wonosobo 2021 selaku host mengaku puas acara berjalan lancar dan banyak yang menyaksikan. Sementara pencipta Batik Abhirama, Sakdiyah pun merasa bahagia karena Batik Wonosobo yang dibuatnya sudah dipromosikan oleh para Duta Wisata Wonosobo. Dia berharap Batik Wonosobo akan semakin dikenal masyarakat di dalam maupun di luar Wonosobo.

 

Selain memperagakan Batik Wonosobo Abhirama dengan berbagai motif, Mas Mbak Wonosobo juga menggelar Talk Show bersama Komunitas Wonosobo Bercerita dan Pengelola Media Sosial Wonosobo Insta, Perform Penyanyi YouTube asal Wonosobo Mikhail Omar dkk, serta Stand Up Commedy oleh Komunitas Stand Up Commedy Wonosobo Tongat cs.

 

Kegiatan yang berlangsung sekitar 4 jam tersebut berhasil menarik animo masyarakat sekaligus ngabuburit menunggu berbuka puasa.

Ayu Sondakh perwakilan manajemen Allure pun sangat mengapresiasi kegiatan ini. Karena kegiatan kolaboratif yang menghibur dan mengedukasi ini jelas akan berimbas positif bagi kehidupan anak-anak muda di Wonosobo mendatang, ujarnya.

 

Adapun berbagai motif batik yang diperagakan pada acara itu antara lain :

1. Motif Bunga Dahlia Biru dengan filosofi kesabaran dan martabat yang tinggi bagi Kabupaten Wonosobo, 

2. Motif Parang Carica yang menggambarkan Lembah Dieng dan daun carica yang melambangkan kesuburan dan kemakmuran Wonosobo dengan hasil pertanian yang melimpah

3. Motif Lung-Lungan Godhong Purwaceng yang menggambarkan kehangatan, dan Godhong Carica yang melambangkan kesuburan dan kemakmuran. 

4. Ceplok Carica yang bermakna keseimbangan dan kemakmuran Wonosobo. 

5. Motif Lurik Manggar dan Betet yang mendeskripsikan kebudayaan dan kesuburan Wonosobo.

6. Motif Sulur Purwaceng  dan Sulur Parijotho. 

7. Motif Tatanan Batu di Sungai Serayu dan Wayang 

8. Batik Tulis dengan pewarna alami daun Indigofera, air tape dan gula aren. 

9. Motif Wayang Arjuna dan Daun carica yang menggambarkan bahwa Wonosobo akan bersinar terang, bersih, dan makmur. 

10. Motif Tarian Riak Serayu yang menggambarkan gelombang Sungai Serayu dan kehidupan di sekitarnya 

11. Motif Emblek atau Kuda Kepang dan Daun Carica

12. Motif Serimpang Carica yang memiliki filosofi sebagai makhluk sosial harus bisa hidup tolong menolong, menjaga harmonisasi hubungan dengan sesama, dan gotong royong

13. Motif Tirta Arkana ing Jagad yang mencerminkan air di Wonosobo dengan kesuciannya.

KOMENTAR

Daftar Komentar