• (0286) 321194 WhatApp 085228508887
  • disparbud.wonosobo31@gmail.com
  • Log In
  • FAQ
  • English
  • Indonesia

Perluas Promosi dan Kerjasama Pariwisata, Disparbud dan Pambos Kunjungi Dinas Pariwisata Kota Solo

Dalam rangka optimalisasi pemasaran pariwisata daerah, yang di masa pandemi ini sangat terdampak, Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Wonosobo bersama Paguyuban Mas Mbak Wonosobo (Pammbos) melakukan studi kaji di Dinas Pariwisata Kota Surakarta (24-25/11/2021).

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Wonosobo Agus Wibowo sekaligus selaku pimpinan rombongan dalam sambutannya mengakui bahwa Wonosobo punya banyak potensi wisata, budaya dan ekonomi kreatif tetapi belum digali dan dikelola secara maksimal. Manajemennya belum terpola dan terpadu, TIC yang ada masih konvensional belum banyak menggunakan teknologi informasi. Dirinya merasa tertantang bagaimana mengupayakan sektor pariwisata dan ekraf di Wonosobo bisa mendunia, apalagi saat ini Wonosobo sudah masuk zona Kabupaten Kreatif se Indonesia. Keterbatasan finansial daerah dalam pembangunan bidang pariwisata, ekraf dan budaya baik fisik maupun non fisik di Wonosobo menuntut dirinya memutar otak bagaimana bisa mengatasi berbagai persoalan di sektor ini.

Sementara Fatonah Ismangil, Kabid Pemasaran Disparbud Wonosobo yang juga hadir dalam kesempatan tersebut mengungkapkan bahwa pemanfaatan smart branding semacam aplikasi Jelajah Wonosobo yang sudah dilaunching akhir tahun 2020 yang lalu masih dalam tahap pengembangan baik secara konten maupun pengelolaannya. Dia berharap Aplikasi Jelajah Wonosobo ke depan bisa lebih interaktif dan komunikatif dengan menambah fitur chat atau obrolan yang bisa dimanfaatkan calon wisatawan seperti aplikasi TIC nya Kota Surakarta, sehingga Tourism Information Centre (TIC) Wonosobo berbasis aplikasi website maupun android diharapkan mampu menjawab berbagai kebutuhan informasi terkait wisata, budaya dan ekonomi kreatif di Wonosobo. Pihaknya berharap, ke depan ada kerjasama promosi pariwisata dan ekonomi kreatif dengan Dinas Pariwisata Kota Surakarta sehingga diharapkan angka kunjungan wisatawan ke Wonosobo, serta lama tinggal wisatawan di Wonosobo dan perputaran ekonomi dari sektor pariwisata dan ekraf pun meningkat.

Plt. Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Surakarta Nunuk mewakili tuan rumah menyampaikan bahwa Kota Surakarta sebagai Kota Pariwisata, Budaya dan Ekonomi Kreatif sejak lama sudah banyak menerapkan sistem promosi wisata secara terpadu dengan kabupaten kota di sekitarnya melalui kerjasama yang berkelanjutan. Senada dengan Nunuk, Kasi Kerjasama dan Fasilitasi Pariwisata Dinas Pariwisata Surakarta Gembong Hadi Wibowo pun mengakui bahwa Kota Surakarta telah menjalin kerjasama dan Pariwisata government to government lintas Kabupaten/ Kota yang tergabung dalam Solo Raya untuk promosi pariwisataa secara bersama-sama. Hal ini lebih efektif mengingat daerah Solo Raya merupakan daerah yang memiliki karakter hampir sama dan berdekatan. Dinas Pariwisata Kota Surakarta juga tengah mengembangkan wisata tematik yang sedang banyak dibutuhkan masyarakat sehingga program-program wisata yang digulirkan lebih efektif dan tepat sasaran.

Sedangkan dalam momentum pertemuan Mas Mbak Wonosobo dengan Putera Puteri Solo, Koordinator Paguyuban Mas Mbak Wonosobo Ibnu Abdullah berkesempatan menggali informasi tentang straegi apa saja yang digunakan oleh Paguyuban Putera dan Puteri Solo selama ini sehingga dunia pariwisata di Solo semakin mengagumkan. Abi dan Bagus dari Paguyuban Putera dan Puteri Solo menanggapi bahwa selalu ada inovasi, kreativitas serta komunikasi yang baik dalam organisasi serta upaya-upaya meluaskan jaringan kerja agar seluruh kegiatan dapat terlaksana dan tepat sasaran. Kemandirian dalam menggali sumber daya diprioritaskan agar tidak melulu tergantung pendanaan dari pemerintah daerah. Peningkatan kapasitas SDM terutama dalam penguasaan komunikasi, promosi, teknologi informasi telah menghasilkan berbagai produk promosi yang kreatif seperti menciptakan tari 'Gambyong Puteri Solo', membuat video-video promotif yang kreatif, bakti sosial, mengadakan event pemilihan Putera dan Puteri Solo dan sebagainya yang tentunya juga didukung multi stakeholder termasuk Dinas Pariwisata Kota Surakarta.

Hadir pula dalam Studi Kaji tersebut Kasi Promosi dan Kasi Kerjasama Pariwisata Disparbud Wonosobo, Admin Aplikasi Jelajah Wonosobo, Petugas TIC, Staf IT Disparbud serta perwakilan pengurus Pammbos.

KOMENTAR

Daftar Komentar