• (0286) 321194 WhatApp 085228508887
  • disparbud.wonosobo31@gmail.com
  • Log In
  • FAQ
  • English
  • Indonesia

Telaga Warna

Telaga Warna adalah salah satu objek wisata yang berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng, Kabupaten Wonosobo Jawa Tengah. Nama Telaga Warna sendiri diberikan karena keunikan fenomena alam yang terjadi di tempat ini, yaitu warna air dari telaga tersebut yang sering berubah-ubah. Terkadang telaga ini berwarna hijau dan kuning atau berwarna warni seperti pelangi. Fenomena ini terjadi karena air telaga mengandung sulfur yang cukup tinggi, sehingga saat sinar matahari mengenainya, maka warna air telaga tampak berwarna warni.

Selain dijelaskan oleh fakta ilmiah berupa adanya kandungan sulfur, masyarakat sekitar Dieng mempercayai adanya legenda zaman dahulu. Diceritakan bahwa hiduplah seorang Prabu Suwartalaya dan permasuri Ratu Purbamanah. Keduanya adalah pemimpin kerajaan bernama Kutatanggeuhan dengan sifat adil dan bijaksana sehingga rakyat hidp damai sejahtera.

Namun mereka belum mempunyai keturunan, sehingga sang ratu sering menangis dan bersedih. Melihat sang istri dalam kondisi tersebut, sang prabut turu bersedih kemudian melakukan perjalanan menuju hutan untuk berdo’a agar dikaruniai anak. Selang beberapa bulan kemudian, sang ratu hamil dan menjadi kabar gembira bagi seluruh rakyat kerajaan.

Selanjutnya lahirlah seorang putri cantik yang diberi nama Gilang Rukmini. Kedua orang tuanya sanga menyayanginya dan seluruh permintaan putri selalui dipenuhi. Sang putri tumbuh menjadi pribadi manja dan saat akan menginjak usia 17 tahun seluruh penduduk kerajaan ramai mendatangi kerajaan untuk memberikan hadiah.

Dari sekian banyak hadiah yang terkumpul, sang prabu mengambil sebuah emas batangan yang disepuh menjadi kalung untuk putrinya. Saat ulang tahun tiba dan rakyat berkumpul di alun-alun untuk melihat ayahnya memberikan kalung tersebut, ternyata putirunya justru membuang jalung tersebut.

Melihat sikap tersebut, sang prabu dan seluruh penduduk pun menangis sehingga air mata mereka membanjir alun-alun kerajaan. Dari air mata itulah terbentuk danau yang saat ini dikenal dengan Telaga Warna Dieng.

Telaga Warna berada di ketinggian 2000 meter di atas permukaan laut dan memiliki luas sekitar 40 hektare. Telaga Warna juga dikelilingi oleh bukit-bukit tinggi yang menambah pesona keindahan alam sekitar Telaga Warna.

Pengunjung juga bisa melihat dua telaga dari atas bukit, karena disebelah Telaga Warna ada Telaga Pengilon yang berkilau seperti cermin, karena kejernihannya. Keindahan telaga warna akan lebih terasa jika pengunjung naik ke salah satu bukit yang mengelilingi telaga ini. Salah satu bukit yang bisa wisatawan kunjungi untuk melihat betapa indahnya Telaga Warna dan Telaga Pengilon adalah Bukit Sidengkeng. Akses Jalan menuju Bukit Sidengdeng wisatawan tidak terlalu jauh dari pertigaan sekitar 1 kilo meter sebelum Telaga Warna, di sebelah kiri anda akan menjumpai gerbang masuk berbentut gapura candi bertuliskan "Welcom To WANA WISATA PETAK 9 DIENG". Parkirkan kendaraan anda di area parkir yang di sediakan, dan ambilah tiket di loket belakang gapura, dengan di kenakan tiket sebesar Rp.5000. Dari gapura wana wisata, anda harus mendaki bukit dengan melalui jalan setapak untuk bisa mencapai puncak. Jangan khawatir, medan pendakian cukup mudah untuk di lalui dengan membutuhkan waktu sekitar 15 menit untuk sampai puncak. Waktu yang paling tepat untuk mengunjungi telaga warna adalah saat pagi atau siang hari karena pengunjung bisa merasakan udara sejuk yang membuat suasana di Telaga Warna Dieng menjadi nyaman untuk bersantai, sedangkan pada sore hari, kabut tebal akan menutupi daerah sekitar telaga warna, sehingga pengunjung tidak dapat menikmati keindahan alamnya.

Telaga Warna dikelola oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA). Fasilitas yang ada di Telaga Warna berupa toilet, mushola, gazebo, parkir, dll. Disana kita juga akan menemukan beberapa penjual makanan yang bisa kita beli untuk menemani kita saat berkeliling di Telaga Warna. Jika ingin berkunjung ke Telaga Warna, kalian hanya perlu membayar tiket Rp.12.500 hari biasa, dan Rp.15.000 saat weekend perorang, untuk bisa melihat betapa indahnya Telaga Warna dan melihat beberapa Goa yang ada disekitar Telaga Warna. Akses jalan menuju ke Telaga Warna juga sangat mudah dan sudah ada di Google Maps, jadi buat para wisatawan sudah tidak perlu takut tersesat.

 


 

 

English :

Telaga Warna is a tourist attraction located in the Dieng Plateau area, Wonosobo Regency, Central Java. The name Telaga Warna itself is given because of the uniqueness of the natural phenomena that occurs in this place, namely the color of the water from the lake which often changes. Sometimes this lake is green and yellow or colorful like a rainbow. This phenomenon occurs because the lake water contains high enough sulfur, so when the sun's rays hit it, the color of and is surrounded by high hills which add to the charm of natural beauty around the lake of colors.

Apart from being explained by scientific facts in the form of sulfur content, people around Dieng believe in ancient legends. It is told that there lived a King Suwartalaya and Queen Purbamanah queen. Both are leaders of a kingdom named Kutatanggeuhan with a fair and wise nature so that the people live in peace.

But they did not have children, so the queen often cried and grieved. Seeing his wife in this condition, the prabut turu was sad and then traveled to the forest to pray for a child. A few months later, the queen became pregnant and became good news for all the people of the kingdom.

Then a beautiful daughter was born who was named Gilang Rukmini. Her parents loved her very much and all of her daughter's requests were always fulfilled. The princess grows up to be a spoiled person and when she turns 17 the entire population of the kingdom comes to the kingdom to give gifts.

Of the many gifts that were collected, the prabu took a gold bar which was plated into a necklace for his daughter. When the birthday arrived and the people gathered in the square to see his father give the necklace, it turned out that his daughter threw away the starlings.

Seeing this attitude, the King and the whole population cried so that their tears flooded the royal square. From the tears that formed the lake which is currently known as the Telaga Warna Dieng

Telaga Warna is located at a height of 2000 meters above sea level and has an area of ​​about 40 hectares. Telaga Warna is also supported by high hills which add to the charm of the natural beauty around the color lake.

Visitors can also see the two lakes from the top of the hill, because next to Telaga Warna is the Pengilon Lake that shines like a miror due to its clarity. The beauty of the lake is colors will be more clear if visitors climb to one of the hills that surround this lake. One of the hills that visitors can climb to see how beautiful Telaga Warna and Telaga Pengilon are the Sidengdeng hill. The access road to Bukit Sidengdeng tourists is not too far from the T-junction, about 1km before Telaga Warna, on the left you will find a temple gate that reads "Welcom To WANA WISATA PETAK 9 DIENG". Park your vehicle in the parking area provided, and pick up a ticket at the counter behind the gate, with a ticket of IDR 5,000. From the tourist gate, you have to climb the hill via a path to reach the top. Don't worry, the climbing terrain is quite easy to traverse and takes about 15 minutes to reach the top.

The best time to visit the lake is in the morning or at noon, because visitors can feel the cool air that makes the atmosphere at Telaga Warna Dieng comfortable to relax, while in the afternoon, thick fog will cover the area around the lake of color, so the visitors can not enjoy its natural beauty of the lake.

Telaga Warna is managed by the Natural Resources Conservation Agency (Balai Konservasi Sumber Daya Alam / BKSDA). Existing facilities at Telaga Warna include toilets, prayer rooms, gazebos, parking area, etc. In there we will also find several food vendors that we can buy to accompany us while we are around Telaga Warna. If you want to visit Telaga Warna, you only need to pay IDR 12,500 on weekdays, and IDR 15,000 on weekends per person to be able to see how beautiful Telaga Warna and saw several caves around Telaga Warna. The access to Telaga Warna is also very easy and is already on Google Maps, so tourists don't need to be afraid of getting lost.