• (0286) 321194 WhatApp 085228508887
  • disparbud.wonosobo31@gmail.com

Temuan Batu Candi di Lokasi Pembangunan Rest Area Dieng Merupakan Batu Tidak In Situ

Temuan Batu Candi di Lokasi Pembangunan Rest Area Dieng Merupakan Batu Tidak  In Situ

Pada tanggal 11 September 2019, Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah dan Arkeologi D.I Yogyakarta melakukan pemeriksaan dan penelitian atas benda-benda yang diduga masuk dalam kategori benda cagar budaya yang ditemukan di lokasi Pembangunan Rest Area Wisata Dieng Desa Dieng Kecamatan Kejajar Kabupaten Wonosobo.

Pemeriksaan dan penelitian dilakukan berdasarkan laporan surat Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo Nomor: 556/1042 tanggal 9 September 2019 dengan tujuan untuk mendapatkan petunjuk, arahan dan penanganan strategis atas benda-benda yang diduga masuk dalam kategori benda cagar budaya tersebut.

Sebelumnya Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kab. Wonosobo melakukan koordinasi dengan Juru Pelihara Situs Tuk Bimo Lukar dan melakukan penghentian sementara kegiatan pembangunan dan mengamankan batu-batu yang di duga sebagai benda Cagar Budaya yang ditemukan pada Hari Jumat 6 September 2019 saat dilakukan penggalian tanah sedalam kurang lebih 50 cm.

Setelah dilakukan pemeriksaan dan penelitian oleh Tim Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah dan Arkeologi D.I Yogyakarta, melalui Surat Kepala Balai Pelestarian Cagar Budaya Jawa Tengah Nomor: 3433/E19/KB/2019 tanggal 20 September 2019 perihal Laporan Penanganan Temuan Bebatuan Candi di Dieng Kabupaten Wonosobo, disampaikan hasil sebagai berikut:

1. Temuan bebatuan komponen candi dalam pekerjaan rest area Dieng merupakan temuan tidak in situ ( tidak dalam posisi semestinya )

2. Pekerjaan rest area dapat dilanjutkan, dengan bebatuan yang masih berserakan dan menempel pada galian dikumpulkan pada lokasi yang aman;

3. Relokasi temuan bebatuan komponen candi ditempatkan di lahan milik BPCB Jawa Tengah.

Berdasarkan rekomendasi dari Kepala BPCB Jawa Tengah, pekerjaan Pembangunan Rest Area Dieng dapat dilanjutkan, dengan tetap mengutamakan pengamanan dan penanganan Bebatuan Candi yang ditemukan, serta sambil menunggu penanganan lebih anjut oleh BPCB Jawa Tengah bebatuan akan dipindahkan di area Situs Tuk Bimolukar.

KOMENTAR

Daftar Komentar