• (0286) 321194
  • disparbud.wonosobo@yahoo.com

Wisuda Lengger

Perjalanan Berat Jadi Seorang Lengger, Dari Pembekalan, Pentas 24 Jam, Puasa Tirakat, Simpuh, Jamas, Larung dan Diwisuda

Sebanyak 25 penari calon lengger menari 24 jam non stop sejak Kamis (4/10) pukul 07.00 sampai Jumat (5/10) pukul 07.00. Mereka mengikuti prosesi menari sehari semalam untuk kemudian dijamas dengan siraman air kembang suci dan diwisuda pada Jumat petang. Tak hanya itu mereka juga harus melakukan tirakat atau berpuasa guna menyempurnakan kesakralan pelantikan mereka menjadi penari lengger.
.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Wonosobo One Andang Wardoyo menyebutkan, sebelum dilakukan wisuda lengger, turut dilakukan prosesi nyadran, ziarah budaya pendiri kampung, prosesi tenongan dan simpuh lengger, ngalap berkahe tenong dan nyadran berkah pesusen beras dan menikmati tenong bersama. "Setelah itu dilakukan jamasan lengger dan pada malam harinya dilakukan wisuda lengger," ujarnya kemarin.
.

Sebelumnya pihaknya telah memberikan pembekalan dan pelatihan materi untuk para lengger asal Dusun Giyanti yang akan diwisuda pada Jumat petang. Setelah menjalani pembekalan dan pelatihan, sebanyak 25 peserta calon lengger juga harus menjalani laku tirakat atau perihatin yakni puasa mutih selama tiga hari. “Saat menjalani ritual simpuh lengger, jamasan, dan larung sesaji sebelum di wisuda, mereka akan mengucap Catur Dharma Lengger,” ungkapnya.
.

Dari sisi pengangkatan tema Legenda Lengger Giyanti, Andang menjadi proses penting yang harus dilalui para penari lengger. Mengingat proses menjadi lengger tidak lah mudah seperti membalikkan tangan. Para calon wisudawati lengger mendapatkan pembekalan dan pelatihan secara singkat baik teoritis maupun praktek.
.

Dalam kesempatan jamasan para calon lengger melakukan jamasan di pertemuan dua aliran sungai. Selesai melakukan jamas dilakukan Larung Sejaji yaitu prosesi melarung sati butir telur ayam kampung ke sungai dengan harapan para lengger akan terus berkembang dan membawa kemanfaatan bagi sesama. Setelah rangkaian ritual dilaksanakan baru para wisudawan melakukan prosesi wisuda dan membaca ikrar Catur Dharma Lengger.

KOMENTAR

Daftar Komentar